“Wearesiblings: Karena Kita adalah Saudara, Bahagiamu Bahagiaku Juga”
Gambar 1 Presentasi di UNICEF Saya dilahirkan di keluarga dan lingkungan yang menjunjung tinggi hak anak. Tidak hanya hak mendapatkan pangan, sandang dan papan tetapi juga hak untuk menyuarakan pendapat. Dalam keluarga saya, kasih sayang adalah yang utama. Saya sering kali melakukan kesalahan tetapi tidak lantas saya dihukum secara fisik. Orang tua saya akan memberikan saya kesempatan untuk berbicara dan menyampaikan apa yang telah saya lakukan. Pada akhirnya saya dibeitahu apakah tindakan saya tersebut benar atau tidak. Mereka jugalah yang mengajarkan saya untuk mengintrospeksi diri, meminta maaf dan memaafkan sesama. Pemahaman itulah yang saya gunakan untuk mengatasi masalah yang saya hadapi ketika masa-masa di sekolah. Dulu ketika SD, saya dipanggil ‘Jerapah’ karena paling tinggi di sekolah dan saat masuk SMA yang meruapakan sekolah paling favorit di kota saya, saya sempat tidak punya teman karena berasal dari SMP kampung. Namun ...