G(irls) 20 Summit: Find Your Milestone Here
Apakah kamu perempuan berusia 18-23 tahun yang punya passion dalam hal memberdayakan wanita di komunitas kamu? Kamu yang suka mengutarakan pendapat, berdiskusi, dan berdebat? Kamu yang suka berinteraksi dengan orang baru, siap menghadapi pengalaman yang tak terlupakan, dan siap menemukan milestone kamu? Mungkin program inilah yang paling tepat. G(irls) 20 summit 2015 in Turkey is waiting for you!
Dalam tulisan ini Saya ingin berbagi pengalaman yang Saya dapat di G(irls) 20 summit 2014 di Sydney. It was my milestone in my life, next turn is yours!
What is G(irls) 20 summit?
Jika kamu tahu bahwa setiap tahunnya para pemimpin negara-negara anggota G20 akan berkumpul dan saling berdiskusi mengenai permasalahan negara kemudian membahas berbagai kebijakan yang akan diambil, maka G(irls) 20 summit sangatlah berhubungan erat dengan G20 leaders summit tersebut. G(irls) 20 summit ini akan mengumpulkan satu delegasi dari setiap negara anggota G20 ditambah perwakilan dari beberapa negara seperti MENA region, Uni eropa, uni africa, Pakistan, Afganistan, dan yang lain. Summit ini dilaksanakan di negara yang sama sebelum pelaksanaan G20 leaders summit agar dihasilkan sebuah rumusan rekomendasi yang nantinya sangat penting bagi dasar pengambilan keputusan setiap negara.. Tujuan dilaksanakannya G(irls) 20 summit adalah untuk mengambil langkah demi menghapuskan halangan dan hambatan pada kesempatan partisipasi wanita secara ekonomi dan sosial yang merupakan kekuatan ekonomi suatu negara.
Faktanya, ada sebanyak 3.5 miliar perempuan dan wanita di dunia ini yang berarti ada sebanyak 3.5 miliar cara yang bisa perempuan lakukan untuk memperbaiki dunia. Kenapa? Karena ketika seorang perempuan memberdayakan dirinya, secara otomatis dia akan memberdayakan keluarganya, komunitasnya, negaranya, dan perempuan lain di dunia.
G(irls) 20 adalah serangkaian program yang didesign khusus untuk menggerakkan segala sektor baik sektor privat, social, pemerintah, dan pendidikan untuk memberikan kesempatan kepada para delegasinya untuk memberdayakan dirinya, membekali dengan softskill, menyampaikan pendapatnya, dan yang paling penting adalah ikut merumuskan rekomendasi kepada G20 leader dan menjadi penyambung lidah kepada pemerintahan di negaranya masing-masing. G(irls) 20 bekerja sama dengan lebih dari 56 media partner dan sponsor seluruh dunia untuk emaksimalkan potensi yang ada pada setiap delegasi agar nantinya siap untuk membuat perubahan di komunitas dan negaranya masing-masing.
Who are the former delegates from Indonesia?
Girls 20 summit dilaksanakan pertama kali pada tahun 2010 di Toronto kemudian berlanjut pada tahun 2011 di Paris, tahun 2012 di Mexico, tahun 2013 di Moscow, dan tahun 2014 di Sydney. Indonesia yang merupakan salah satu negara anggota G20 memiliki peran penting dalam summit ini. Pemilihan delegasi dilakukan oleh panitia dengan beberapa persyaratan yang perlu di lengkapi. Delegasi Indonesia untuk Girls 20 summit dari tahun 2011 sampai tahun 2014 berturut-turut adalah Kartika rahayu, Natalia Rialucky tampubolon, Disty Winata, Putri Agustina Simatupang, dan saya sendiri Ayendha Kukuh Pangesti.
What are the focus topic of this summit?
Setiap tahunnya, summit ini akan memiliki fokus bahasan yang berbeda tergantung dengan agenda G20 leaders tahun tersebut. Sebagai contoh, fokus pada tahun 2014 adalah
1. Growth& Jobs (specifically entrepreneurship and youth employment)
2. Infrastructure & Sustainability (agriculture, technology and enabling industries)
3. Mental health and productivity
Untuk summit tahun 2015, kamu bisa lihat di website G(irls)20 atau agenda G20 tahun 2015. Bahasan ini menjadi sangat penting untuk dikuasai karena setiap delegasi harus memahami secara mendalam setiap bahasan, masalah-masalah yang terkait, dan memikirkan rekomendasi yang tepat untuk setiap pokok bahasan. Global summit yang merupakan salah satu rangkaian dalam acara G(irls) 20 juga akan mendatangkan narasumber yang ahli dalam bidang-bidang tersebut.
How about the delegate selection?
Proses seleksi delegasi dilaksanakan langsung oleh CEO dan team (berkantor di Kanada) tanpa perantara pemerintah negara masing-masing. Seleksi dilaksanakan sekitar 8 bulan sebelum pelaksanaan. Proses seleksi untuk tahun 2014 terdiri dari pengisian formulir secara online, pembuatan video, dan pengiriman surat rekomendasi. Untuk tahun 2015 ada beberapa tambahan dokumen yang harus dilengkapi, semuanya dalpat dicek di web. Dalam formulir online, para calon delegasi selain mengisi biodata diri, mereka harus menjawab beberapa pertanyaan mendasar terkait summit. Berikut adalah pertanyaan summit 2014 dan bagaimana cara saya menjawabnya:
- Apa yang kamu yakini sebagai hambatan paling besar bagi perempuan dan wanita di negaramu dan mengapa? Saya mengunjungi website Kementrian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (KPPA) sehingga sekilas tahu perkembangannya dari tahun ke tahun. Saya juga mencoba berdiskusi dengan orang-orang yang belajar studi gender di sekitar Saya dan mencari informasi lebih lanjut di internet.
- Bagaimanakah menurut kamu bahwa partisipasi dalam Girls 20 summit akan memberi efek dalam hidupmu? Saya memikirkan mengenai seperti apa diri saya yang saya inginkan di masa depan kemudian saya yakini bahwa summit ini akan membantu saya membentuk diri saya di masa depan.
- Jika kamu dapat menawarkan satu saran untuk petinggi negara di G20 tentang bagaimana cara terbaik untuk memberdayakan dan mengikutsertakan wanita dan perempuan secara ekonomi, apa yang akan kamu katakan? Saya tidak terlalu ingat rekomendasi apa, namun cobalah untuk menghubungkannya dengan masalah terlebih dahulu kemudian lihat upaya apa yang sudah pemerintah lakukan selama ini. Hal ini akan lebih tepat sasaran.
- Sebagai seseorang yang berkomintmen dalam perubahan sosial melalui kepemimpinan, passion, dan kesungguhan yang tinggi, dapatkah kamu menjelaskan secara singkat insiasi atau organisasi yang sedang kamu jalani yang memberi dampak postif bagi komunitas kamu dunia? Saya suka berorganisasi sejak high school sehingga saya dengan senang hati menceritakan pengalaman-pengalaman ketika saya memimpin organisasi dan bagaimana organisasi membantu saya serta lingkungan di sekitar saya.
- Jika terpilih, apa yang kamu ingin teman-teman delegasi kamu katakan tentang kamu setelah berakhirnya summit ini? Saya mencoba membayangkan apa yang teman-teman delegasi pikirkan tentang kepribadian saya setelah kami bekerja bersama dalam summit. Ini bukan pertanyaan mudah bagi saya.
- Apa yang akan kamu lakukan jika kamu tidak takut? Saya mencoba mencari apa saja hal yang membuat saya takut untuk menjadi lebih baik, kemudian membayangkan apa yang saya lakukan ketika alasan untuk takut itu hilang.
- Apa yang menurut kamu lebih penting? Power atau influence? Dan mengapa? Menurut saya ini tergantung pada pikiran masing-masing, waktu itu saya menjawab influence dengan beberapa alasan yang saya yakini dalam hidup saya.
- Deskripsikan diri kamu dalam bentuk tweet (140 character)! Ini bukan pertanyaan yang mudah, kemudian saya menanyakan tentang pribadi saya pada orang-orang terdekat dan mereka sangat membantu mendeskripsikan orang seperti apakah saya. Namun jangan lupa untuk kembali mengkonfirmasikannya pada diri kita sendiri, benarkah saya seperti ini?
What will we get?
Girls 20 summit 2014 telah dilaksanakan pada tanggal 19-29 Agustus 2014 di Sydney, Australia yang diikuti oleh 23 delegasi dari 20 negara anggota G20 dan beberapa tambahan negara yang lain. Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari, hari pertama termasuk keberangkatan dan persiapan, hari kedua-keenam adalah workshop dan tour sydney, hari ketujuh-kedelapan adalah global summit, hari kesembilan adalah perumusan communique, dan hari kesepuluh adalah perpisahan dan kepulangan. Saya selalu bersyukur karena terpilih untuk mewakili negara saya dalam G(irls) 20 summit 2014 di Sydney. Selain saya dapat terbang dan menikmati tinggal di negara kangguru secara bebas biaya, ada banyak hal lain yang tak kan pernah ternilai harganya.
- Saya mendapat pelatihan jauh sebelum summit berlangsung, banyak tugas dan deadline, namun saya belajar banyak hal mengenai dunia tulis menulis hingga akhirnya saya mendapat kesempatan untuk menulis artikel di Forbes women, Huffington post, and Teen voice.
- Saya mendapat banyak koneksi selama mempersiapkan keberangkatan seperti koneksi dengan delegasi-delegasi sebelumnya, koneksi dengan KPPA, dengan para ahli gender di kampus Saya, dengan Australian embassy, dan beberapa koneksi di direktorat kemahasiswan kampus.
- Saya mendapat pengalaman bagaimana membuat proposal sponsor, mengajukannya ke kampus, dan bagaimana mempertanggungjawabkannya.
- Pengalaman dalam pembuatan pasport, visa Australia (yang sangat strict itu), travel insurance, dan dokumen-dokumen lain.
- Menjelang summit, saya mendapat training dari Burson marsteller cabang Indonesia mengenai bagaimana bermedia yang baik serta mendapat kesempatan untuk diwawancarai.
- Menjelang summit, saya mendapat training dari perusahaan terkemuka Norton Rose Fullbright melalui telepon mengenai MBTI test (semacam kepribadian) dan leadership. Saya jadi tipe orang seperti apakah saya, potensi apa yang saya punya, apa kelemahan saya, apa yang harus saya ubah, dan apa yang harus saya upayakan untuk menjadi pemimpin yang baik tanpa harus mengubah kepribadian saya.
- Ketika workshop dan training presummit berlangsung, saya mendapat banyak sekali ilmu dari para pembicara, seperti: (a) “Bagaimana posisi wanita dalam ekonomi dan politik di Kanada” oleh Marie Louise Hannan, Senior Trade Commissioner, Canadian Consulate. (b) “Bagaimana cara menguatkan suara melalui media dan bagaimana berkomunikasi yang baik dengan media” oleh Burson Marsteller and PPR Australia. (c) “Bagaimana posisi wanita dalam ekonomi dan politik di Australia” oleh Senator the Honourable Michaelia Cash, Minister Assisting the Prime Minister for Women. (d) “Financial literacy” oleh executive director Pottinger. (e) “Bagaimana mencari masalah untuk diselesaikan secara tepat” oleh Head of Asia Pacific Financial Services Practice dan Bain&Co company. (f) “Mengubah dengan advokasi” oleh World Association of Girl Guides and Girl Scouts (WAGGGS), youth engagement officer dan National Indigenous Youth Leadership Academy. (g) “Bagaimana memaksimalkan kualitas kepemimpinan kita” oleh global director Norton Rose Fullbright. (h) “Effective philanthropy” oleh CEO Sydney community foundation, founder 1 million women, dan global ambassador Urban designer at GM design. (i) “Potensi tak terbatas: bagaimana memahami dan memperkuat harapan perempuan di manapun mereka berada” oleh Girl Up dan UN foundation. Sekaligus release film dokumenter dengan judul “I am a girl” oleh director Media stockade. (j) “Stem career inspiration” oleh strategic partner manager Google Ausi dan head of partnership APAC. (k) “Dress for professional success” oleh presiden Jones New York.
- Mendapat banyak sekali ilmu dari pakar setiap topik bahasan di global summit dan para delegasi mendapat kesempatan untuk banyak berdiskusi dengan pembicara. (a) “Everyone can do something change” oleh Hannah Godefa, Unicef goodwill ambassador dan pendiri pencil mountain project. (b) “Inclusive growth and employment” oleh G20 chair bagian taskforce, advisor King Khalid foundation, associate Rockefeller foundation dan youth summit chair of G20. (c) “Infrastucture and sustainability in Technology” oleh manager commercialisation Australia dan director Int’l finance corporation. (d) “Infrastructure and sustainability in Agriculture” oleh chicago council, agrium, Reel Gardening, dan Youth Food Movement. (e) “Infrastructure and sustainability in Enablers “ oleh caterpillar foundation. (f) “The Rise and relevance of entrepreneurism” oleh Foundation for young australians, pottinger, dan PWC. (g) “Mental health and productivity” oleh ReachOut.com, OECD, ILO, Royal women’s hospital, dan Basic Needs. (h) “Engaging Men” oleh UN women, komisi diskriminasi seksual Australia, Ausi Army, Telstra, dan Goldman Sachs. (i) “Power panel” oleh JNY, WeirAnderson foundation, Norton, Wengeo group, dan Australian council.
- Mendapat kunjungan ke beberapa tempat di Sydney seperti Kantor konsulat jenderal kanada untuk Australia, University of Technoloy Sydney, Sydney Beach, Sydney Bridge, Sydney Opera House, Taronga Zoo, Google Australia, dan kantor media partner seperti PPR dan Norton.
- Mendapat kepercayaan diri, keyakinan yang tinggi, dan semangat yang tinggi untuk berbagi
- Mendapat kesempatan untuk mengemukan pendapat dalam forum communique dan ikut merumuskan setiap kebijakan yang pada akhirnya dibahas lebih mendalam dalam forum G20 leaders di Brisbane, November 2014.
- Mengenal dan make a strong friendship dengan sahabat-sahabat dari 23 negara yang berbeda. Dan masih berlanjut dengan saling membantu projek delegasi yang lain.
- Mencoba berbagai macam makanan baru (salah satu hobi Saya).
- Mendapat dukungan penuh terhadap projek pasca summit. Dukungan dapat berupa menghubungan dengan partnership, sponsorship atau memperkuat posisi melalui media.
- Koneksi dengan lebih dari 56 partnership di seluruh dunia.
Bagi saya, setiap ilmu yang saya dapat ketika kegiatan ini adalah berharga. Saya menemukan banyak hal yang membuat saya jauh lebih baik dari sebelumnya. Yang jelas ini bukan akhir dari perjalanan saya tapi justru awal dari perubahan yang lebih baik. Jadi? tunggu apa lagi untuk apply? Saya tunggu kabar baiknya, and every question are welcome :)

Ayen :) thank you untuk posting nya, really helpfu. oya, apa dulu kamu juga upload video ke Youtube untuk application form? boleh tau link nya?
BalasHapusiya upload kok. Hmm, tp lupa judulnya, coba d cari G(irls) 20 application atau Ayendha, hehe
BalasHapuskeren. semoga sukses ya tetangga :)
BalasHapusAmin, doa yang sama untukmu tetangga :)
HapusInformatif bgt :) suka fotonya <3 semoga bermanfaat bagi yang ingin menjadi "next" delegate to represent Indonesia.
BalasHapusThank you kak Putri, semoga membantu untuk pemilihan delegasi selanjutnya :)
Hapuskak ayendha, aku tertarik untuk ikut girls20 ke china tahun 2016 ini, dan aku ingin berbincang-bincang lebih lanjut sm kakak. bisa minta contact person kakak? email, line, whatsapp atau lainnya. terima kasih kak :)
BalasHapusmy pleasure. Kontak aku via email aja ayendha.kukuh.p@gmail.com. Insya Allah fast respond kok :)
HapusAs always..
BalasHapusSuperb ayend !! (y)