Begitulah Rindu



Begitulah kerinduan,
Yang hadirnya menyesakkan dada, membakar mata dan menghipnotis jiwa
Bersikeras melawan kerinduan hanyalah mencipta penyakit
Karena waktu tak akan pernah bisa diulang barang sedetik
Karena perasaan itu tak datang dua kali

Hanya memori-memori yang abadi terpatri dalam hati 
dan sesekali muncul untuk sekedar mengingatkan 
bahwa kita telah melangkah jauh

Hidup harus terus berjalan, biarkan masa-masa itu menjadi memori yang sesekali bisa kau rasa kembali

Rindu akan sesuatu dan seseorang, semua orang mengalaminya tapi tak semua orang rela melepasnya, 
aku?

Aku memilih untuk terus mengalami, melepas, dan kemudian menghadirkan kembali




Thailand-Australia-Indonesia, August 2014

Komentar

  1. Rindu,
    Saat imanijanisi menyelimuti ruang suasana
    Gambaran cinta dalam renung hening meraba
    Bertemu bertatap dalam kasih
    Menjalin memori dalam kisah
    Baru atau Menggali yang lama terkubur rasa

    BalasHapus
  2. Rindu, selalu tunduk pada tuannya. Maka apakah tuannya membiarkannya lemah atau kuat. Aku memilih untuk membuatnya kuat, karena rindu mengajarkanku banyak hal :)

    BalasHapus
  3. Rindu sebatang rasa yg tak bertuan
    Kadang hinggap walau tak diharap
    Sekecap salam meski tak terucap
    Penawar hati yg lama tak bertatap. :D

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

IELTS Test: Process Over Result

Buku Kehidupan Si Anak Rantau

Aku Akan Sibuk