Sabtu - Minggu yang Tidak Pernah Biasa


Kamu mahasiswa dan sedang memasuki masa-masa 'hectic'? Pernah nggak ngerasain jenuh setelah seminggu penuh berkutat dengan slide, laporan, praktikum, kuis, dan makalah?


Nah, sudah saatnya kamu pergunakan Sabtu dan Minggu kamu untuk charging your energy nih!
Seorang mahasiswa pasti punya banyak hal yang bisa dilakukan di hari Sabtu-Minggunya. Entah hanya leyeh-leyeh di kamar kosan tanpa mengerjakan sesuatu dengan tujuan istirahat karena senin sampai jumat yang melelahkan. Ada juga yang menyempatkan pulang ke rumah untuk bercengkrama dengan keluarga tercinta, ini sangat common bagi teman-teman yang jarak rumah dan kampusnya reachable. Dan itu bukan aku karena aku harus menempuh 12 jam perjalanan untuk sampai di rumah. Hehe
Ada juga yang sibuk dengan dirinya sendiri di kosan dari mulai beres-beres kamar, mencuci, menyetrika dan melakukan semua pekerjaan rumah yang terlupakan selama lima hari sebelumnya. Nah ini biasanya para mahasiswa yang punya prinsip, "kotornya sekalian, bersihinnya sekalian. Haha"


Tapi ada juga yang walaupun tugas menumpuk, pakaian kotor banyak, kamar berantakan tapi tetap saja mencari kesibukan di luar. Nah ini aku banget. Bagiku, Sabtu Minggu itu harus diisi dengan hal-hal yang belum pernah dicoba, yang tentunya positif dan bikin seneng. Seperti yang aku lakukan biasanya di weekend time. Mungkin kamu bisa terinspirasi:


 1) OLAH RAGA. 

Ini kegiatan yang biasanya dilupakan sama para mahasiswa padahal penting banget. Ya mungkin kamu nggak bisa ngerasain manfaatnya sekarang tapi ini investasi di hari tua nanti lho. Dengan banyak olah raga kita jadi makin bugar, nggak gampang ngantuk di kelas, dan bikin happy. Seriusan! Aku biasanya pagi-pagi setelah shalat shubuh joging di gymnasium atau bersepeda keliling IPB. Tapi Sabtu ini lebih menyenangkan, karena pas lagi ada ORDE (Olah Raga departemen) yang cabangnya mini games, jadi aku ikutan deh. Lebih seru lagi kalau bisa olah raga bareng temen-temen sambil ketawa ngakak. Walaupun cuma sekadar mindahin biji pakai sumpit, mindahin karet, estafet kaki yang diikat, tarik tambang, tapi menyenangkan. Manfaatnya kita bisa lebih dekat dengan teman-teman yang lain dan penghilang penat dengan tertawa lepas. 




2) KENALI KOMUNITAS LAIN DI KAMPUSMU. 

Kalau kamu aktif di organisasi, anak kura-kura alias kuliah-rapat kuliah rapat, pasti punya banyak teman bareng sama teman-teman di komunitasnya. Sampai asyik sendiri dengan komunitasnya dan nggak kenal sama komunitas lain. Nah, cobalah sekali-kali kamu ikutan kegiatan komunitas lain atau kerja sama dengan instansi lain seperti anak-anak sekitar kampus atau Ibu-Ibunya. Contohnya waktu itu, karena memang ada kegiatan survey SD dekat kampus untuk project Wearesiblings yang sedang aku kerjain bareng UNICEF Indonesia, aku jadi punya kesempatan untuk mengenal SD di dekat kampus beserta perangkatnya. Serunya tuh bisa sharing-sharing dengan kepala sekolah dan guru-guru di sana, jadi tahu bedanya SD jaman sekarang dan SD jama kita dulu. Yang lebih seru lagi, saat nyobain jajanan khas anak SD seperti cilok, cimol, rambut nenek, telur gulung, es mambo. Jadi throwback masa-masa SD dulu gitu deh. Nah dengan bersentuhan langsung dengan komunitas di sekitarmu kamu jadi lebih peka terhadap masalah-masalah yg terjadi di sekelilingmu and it would be great if you can be a problem solver for that! 


 
3) AJAK TEMAN LAMA ATAU YANG JARANG KETEMU UNTUK NGOBROL.  
Kalau kamu sudah asyik dengan teman satu geng kamu yang sekarang biasanya lupa sama teman-teman yang lama. Teman asrama, teman mentoring, teman himpro, teman kepanitiaan, dan lain-lain. Nah coba deh sekali-kali ajak mereka ketemuan hanya untuk sekedar kopi darat di cafe deket kampus. Kalian bisa tukar pikiran, tukar inspirasi, eits tapi jangan sampai ngomongin orang lain ya hehe. Banyak sharing dengan temen-temen apalagi yang punya background beda dengan kita, kita bisa jadi lebih tahu siapa diri kita sebenarnya dengan menemukan apa yang harus dipertahankan dalam diri kita dan diperbaiki dari diri kita.



4) JOIN AKTIVITAS SOSIAL. 
Inilah passion aku selama ini, yang tadinya Cuma jadi pelarian dari tekanan stres tapi sekarang jadi nagih. Mungkin passion orang beda-beda ya, tapi cobain deh sekali saja dalam kehidupanmu di kampus untuk ikut terjun membina desa. Even kamu tidak suka anak kecil, coba saja. Kamu akan belajar bagaimana bersosialisasi dengan penduduk asli sana yang bahasa dan tingkat pendidikannya beda denganmu. Kamu akan belajar untuk membuat perubahan ke arah yang lebih baik lagi dari keadaan awal desa tersebut. Kalau fokusnya mengajari anak-anak SD di sana mengenai pelajaran seperti yang aku lakukan bareng Tanoto Scholars IPB, kamu jadi belajar bagaimana mengajari anak kecil yang kebanyakan minder dan malu-malu. Tantangan tersendiri lho untuk membuat mereka enjoy dan mendapatkan apa yang ingin kita bagi. Di sinipun kita belajar berbagi. Mungkin berbagi harta, namun yang jelas dan pasti kita telah berbagi ilmu pada mereka, dan semoga itu membuat kita dan mereka lebih baik lagi. Mereka semakin berilmu, dan kita semakin berbudi.


5) ASAH OTAK DENGAN BANYAK MENULIS.




Menulis banyak sekali manfaatnya lho. Mungkin kamu pikir, kamu menulis untuk orang lain saja, eits jangan salah. Menulis justru akan sangat bermanfaat buat diri sendiri juga lho. Dengan menulis kita akan berlatih mengomunikasikan apa-apa yang biasanya kita sampaikan lewat lisan dengan cara yang berbeda. Karena terbukti, orang yang jago berbicara belum tentu jago menulis. Tulisan kita pun membantu kita untuk mengingat. Apalagi jika kita rutin menuliskan kegiatan-kegiatan penting yang pernah terjadi dalam hidup kita. Well, karena penyimpanan ingatan kita terbatas, maka tuliskanlah pengalaman-pengalaman itu agar kelak bisa menjadi pelajaran bagi diri kita sendiri.

Well, sekian dulu sharing dari aku tentang apa saja yang bisa dilakukan selagi teman-teman jadi mahasiswa. Selamat mencoba dan menemukan Sabtu-Minggu yang tidak pernah biasa :)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

IELTS Test: Process Over Result

Buku Kehidupan Si Anak Rantau

Aku Akan Sibuk