Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

AKSI REAKSI

Gambar
Dunia memang seperti ini, tidak selamanya akan berjalan sesuai hukum Newton AKSI = REAKSI Bukan berarti kalau kita bantu orang, otomatis orang itu juga bantuin kita. Bukan berarti kalau kita mengkhawatirkan orang, otomatis orang itu juga mengkhawatirkan kita. Bukan berarti kalau kita nanyain dia " sudah makan belum? ", besoknya gantian dia yang nanyain kita "sudah makan belum?" "makan apa?" Bukan berarti juga kalau kita sayang sama orang, lantas orang itu juga akan sayang sama kita. Bukan berarti kalau kita berkorban untuk dia, lantas dia mau berkorban juga buat kita. Bukan berarti kalau kita kangen dia, lantas dia nya kangen juga sama kita. Duh, memang yah, dunia ini pahit kalau dipikir-pikir. Tidak fair. Tapi tunggu dulu, mungkin bukan dunia yang salah, tapi kita, kita yang tergolong orang-orang yang terlalu banyak berpamrih ketika memberi, mungkin kita memberi karena ingin diberi. Lain jika, kita orang-orang yang melakukan segala sesu...

Membunuhnya

Gambar
"Tak kutemukan cara selain membunuhmu. Hanya dengan membunuhmu, kau menjelma menjadi nyata..." Kini aku harus kejam. Bukan pada hati yang lain. Tapi lebih kepada hati sendiri. " Ini tentang apa? Aku tak paham. " tanyamu. Tentang sebuah rasa yang datang bukan karena aku mau, tapi karena waktu. Yang pelan-pelan memberikan pembenaran setiap anakan perasaan yang tumbuh. Dan kini perasaan itu tumbuh subur karena Aku merawatnya dengan sangat baik, sedang kau (tanpa sengaja) memberinya pupuk. " Tapi Aku sungguh tak bermaksud untuk itu! " sanggahmu cepat. Memang, bukankah sudah kubilang, Akulah yang salah dalam hal ini. " Lalu? " tanyamu lagi. Aku akan membunuhnya, sebelum ia menjelma bagai monster. Karena aku tahu, hanya dengan ini, kau kembali nyata dalam hari-hariku. Kau kembali menjelma menjadi "kau" yang selama ini kukenal. " Kau tak apa? " nadamu mengisyaratkan kekhawatiran. Aku baik-baik saja. Dan aku akan lebih ba...

Like 1, 2, 3 and We'll be There

Gambar
Semoga hati ini tetap seperti ini Hati yang tak banyak berharap namun Hati yang senantiasa ingin tahu "sedang apa?" Hati yang senantiasa ingin melihat walau hanya sekali dalam sehari Hati yang selalu ingin dekat Hati yang khawatir apakah semua baik-baik saja Hati yang tulus membantu Hati yang sampai kapanpun tidak akan berbohong atas perasaan Hati yang bahagia dapat menghabiskan waktu bersama Hati yang selalu ingin kembali Hati yang mengharuskan berbagi bersama dari pada sendiri Hati yang diam-diam bersyukur Inilah bisikan sebuah hati Hati yang sebagiannya telah kalian miliki, diam-diam

Super Hero Masa Kini

Gambar
Pasti kenal dong sama yang namanya Superman, Batman, Spiderman atau bahkan Pangeran Bertopeng ? Figur yang lahir untuk menegakkan keadilan, menumpas kejahatan, yang siap menangkap di saat ada seorang nenek yang akan jatuh dari gedung, hap! Yang berlari dengan cepat untuk menyelamatkan seorang anak kecil dalam kebakaran, wush wush! Pertanyaannya, pernahkah kita bertemu langsung dengan super hero ini dalam kehidupan nyata kita? Pernahkah kita menjadi saksi peristiwa heroic ini dengan mata kepala sendiri? Saya iya. Tapi bukan mereka yang Saya lihat, melainkan keberanian mereka dalam diri seseorang, teman-teman Saya. Weekend kemarin, kampus di mana Saya studi untuk exchange, mengadakan kegiatan Social engagement camp di Technic Dusit Border Patrol Police School, Huai Chompu. (Laporan perjalanan secara keseluruhan akan Saya ceritakan secara terpisah). Pesertanya adalah mahasiswa International dari berbagai negara seperti Indonesia, Malaysia, China, Sri Lanka, Myanmar, Bhutan,...

Menciptakan Mesin Waktu

Gambar
Salah satu hal dalam hidup, yang bisa membuat Saya bahagia adalah membaca kembali coretan yang telah Saya buat. Entah itu puisi, prosa, atau hanya sekedar curhatan anak galau belaka. Ketika Saya sangat bahagia, sangat terinspirasi, sangat sedih, atau sangat penat setelah apa yang terjadi pada Saya, maka menulis adalah salah satu cara yang tepat bagi saya untuk hanya sekedar bercerita sampai untuk melarikan diri. Jarang rasanya Saya menulis untuk berbagi informasi kepada orang lain, lebih sering pada "berbagi perasaan" dengan orang lain. Tidak mudah untuk Saya melampiaskan perasaan lewat kata yang terucap, selalu saja ada yang kurang. Selalu saja tidak puas menceritakannya, sehingga tidak jarang untuk mengulang curhatan-curhatan itu namun rasanya, semakin sering saya bercerita, perasaan itu justru semakin berkurang kadarnya.Dan lama kelamaan saya terlupa. Secara sempurna lupa, tanpa ada yang teringat dan berakhir sia-sia. Bagi Saya, tidak hanya gambar yang dapat dire...

Untuk Lelaki Paling Gentle; Bapakku

Gambar
Bapak tidak banyak kata, lebih banyak diam, mendengarkan, tersenyum, tertawa atau hanya sekedar mengangguk. Ada cerita sedikit. Dulu Aku pernah membuat Bapak menangis. Betapa bahagianya Aku. Dulu Aku siswa yang pas-pasan. Ranking tak pernah bagus, mentok hanya ranking lima. Pagi itu Aku sedang mengemut ice cream ku yang tinggal separo, menunggu Bapak keluar dari ruang pengambilan rapor. Dengan diam bapak menghampiriku, memberiku buku rapor, tersenyum, kemudian mengajakku pulang. Tidak ada yang tahu, hanya Aku dan Tuhan, Bapak menangis waktu itu. Aku terdiam, membuka raporku, dan semakin terdiam. Bingung, kenapa Bapak menangis ketika Aku mendapat rangking 1? Dan beberapa hari setelahnya Aku sadar arti air mata itu. Diam-diam aku berdoa, semoga Aku semakin sering membuatnya menangis, namun menangis karena bahagia, menangis karena bangga. Bapak adalah orang yang tidak banyak kata. Oleh karenanya ketika Bapak mulai berkata, maka yang keluar adalah mutiara, bukan sembarang kata. I...

Kita Berhak Memilih

Gambar
Ah, Saya mah apa atuh ngomongin ini, S1 aja belum lulus, hehe Tapi rasanya perlu juga untuk sekedar sharing. Yang nggak pengen baca, boleh lhoh geser dikit. :) Belum seminggu sejak Saya tetiba kangen dengan kakak tingkat Saya di IPB. Waktu itu Saya sedang galau maksimal (kalau bahasa gaulnya). Mandek di asrama, mogok nggak ada semangat untuk nge-lab. Pengen pulang ke Indo, kangen keluarga dan temen-temen. Waktu itu semuanya tampak suram di depan mata Saya. Kemarinnya habis bolak-balik ngelab, terus dapat data jelek, eh sorenya dijutekin dan dimarahin teknisi di lab. Temen-temen sebangsa dan setanah air sibuk juga dengan riset masing-masing, beda lab dan beda kamar bikin Saya jadi susah ketemu mereka. Intinya mah yang Saya lihat ya semua yang jelek-jelek, Saya melihat semua hal yang terjadi nggak sesuai dengan harapan. Bahkan cuma dibilang "bego lo" sama temen aja bawaannya pengen nonjok, sensi maksimal. Terus, kenapa Saya kangen dia? simpel, karena di depan Saya dan j...

Doi dan Hormon Dopamin, Adrenalin, Serotonin

Gambar
Sebenernya udah nggak tepat lagi kalau Saya cerita ini, toh sekarang perasaannya udah beda. Tapi ya sudahlah, tiba-tiba aja keinget sama orangnya dan kepikiran buat nulis. Jangan geer deh, sekarang udah nggak suka lagi kok, mau nunggu aa' yang nanti siap ngetuk pintu rumah aja. :p Duh, Saya ini pasti kalah paham deh sama orang-orang yang hari-harinya penuh dengan cinta-cinta. semisal " Pagi cinta, gingap? " atau " Met bobok ya cinta. " tapi nggak berarti Saya nggak pernah jatuh cinta ya. Walaupun seumur-umur Saya tidak pernah pacaran, dan akan tetap seperti itu sampai nikah nanti (Amin ya Allah, hehe) kalau yang namanya salting atau kikuk gitu Saya pernah mengalaminya beberapa kali. Saya sama doi nggak pernah ada apa-apa. Serius. Pergi bareng nggak pernah, ngobrol lama juga nggak pernah, bahkan telpon-telponan dan smsan juga nggak pernah. Tapi karena beberapa hal, Saya diam-diam suka sama doi. Untungnya Saya dan doi nggak satu kelas, maka Saya nggak keb...