Sebelum Kuterima Nikahmu
Untuk kamu,
seseorang yang namanya tertulis di lauhul mahfuz untukku. Aku berbicara
mewakili cewek, perempuan, wanita, ataupun akhwat yang sekarang sudah, sedang,
atau akan merasakan “Cinta”. Perasaan yang secara harfiah dan indah
telah Tuhan ciptakan di antara dua manusia.
Tahukah
kamu bahwa hakikatnya aku ini spesial? Pastinya kamu tahu bahwa aku diciptakan
Tuhan dari tulang rusukmu. Pernahkah kamu berpikir kenapa tulang rusuk? Dan
bukan tulang kepala atau tulang kaki? Maaf aku lupa siapa yang mengatakan ini
tapi yang jelas diciptakannya aku dari tulang rusukmu pasti ada maksudnya.
Karena hakikatnya aku tidak ingin melebihimu dan berada di atasmu apabila Tuhan
menciptakan aku dari tulang kepalamu. Aku juga tidak ingin berada di bawahmu
dan dengan leluasa kamu rendahkan apabila Tuhan menciptakan aku dari tulang
kakimu. Tapi aku ingin selalu dekat di hatimu agar kamu selalu mengingatku dan
mencintaiku. Aku juga ingin dekat dengan tanganmu agar selalu kau tuntun ke
jalanNya. Itulah kenapa Tuhan ciptakan aku dari tulang rusukmu. Itulah kenapa
Tuhan ciptakan Hawa dari tulang rusuk Adam.
Aku di sini
percaya bahwa kamu adalah yang terbaik untukku apabila Tuhan sudah berkata
seperti itu. Maka aku tidak berani terlalu mencintai yang lain sebelum
Tuhan memperkenalkan aku padamu. Sekarang aku sedang sibuk mempersiapkan
diri agar nanti aku pantas untukmu dan semoga kamu pun seperti itu. Jadi nanti
ketika waktunya tiba aku dan kamu akan sama-sama siap. Agar nanti Tuhan
mempertemukan kita dengan cara yang indah dan lembut dan bukan dilemparkan
dengan kemurkaan.
Jangan
takut, aku sabar menunggumu. Dan apabila kemantapan telah sama-sama menghampiri
kita maka semoga Tuhan mempermudah jalan kita. Jangan takut, karena yakinlah
pada janjiNya bahwa Tuhan akan mencukupkan rezeki kita. Jangan takut karena
walaupun Setan membisikkan keraguan pada kita, Tuhan akan selalu di sisi kita.
Jangan takut dan ingatkan dirimu bahwa menikah adalah menyempurnakan setengah
agama kita.
Akupun
tidak pernah tahu ketika nanti kamu datang, apakah memang kamu yang terbaik
untukku dan aku yang terbaik untukmu, tapi yakinlah bahwa perempuan yang baik
untuk laki-laki yang baik. Dengan penuh kepercayaan, aku akan
menjadikanmu yang pertama dalam hidupku karena aku yakin kamu pasti
menjadikanku yang pertama dalam hidupmu. Semoga Tuhan senantiasa membekali
kita kekuatan untuk menjauhi hal-hal yang dilarangNya.
“Wanita-wanita yang
keji adalah untuk laki-laki yang keji, laki-laki yang keji adalah
untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang
baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh
mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)” (QS An Nuur: 26)
#Terima kasih Mbak
Miftah ARL 46 atas kajiannya. J
Komentar
Posting Komentar